Hai, sobat RPG Pinguin Desa, kali ini Pinguin ingin mereview game Action RPG SNES buatan Quintet dan Enix ini. Sebelumnya, game ini dirilis tahun 1995 di Jepang dan tahun 1996 Eropa, lho. Sudah lama sekali, ya? Bahkan game ini lebih tua dari Pinguin Desa sendiri.
Apakah sobat RPG Pinguin Desa sudah pernah main ini? Kalau belum, kalian boleh coba, lho.
Game ini bercerita mengenai Ark, seorang bocah dusun yang harus menjalankan hukuman dari kepala desa. Hukumannya apa? Dia harus pergi dari desa terpencilnya untuk membangkitkan dunia. Setelah membangkitkan benua-benua di bumi, Ark harus membangkitkan tumbuhan, burung, binatang, dan manusia. Game ini unik banget, kan? Beda banget sama RPG biasa. Ngomong-ngomong, Ark bisa bicara dengan NPC selain manusia, yaitu... bunga, burung, dan binatang. Unik banget, ya? Hahaha
*Peta dunianya mirip banget lho dengan peta bumi (saya sebenarnya kurang suka kalau petanya sama banget dengan dunia kita, tapi... mungkin saya bisa berikan pengecualian di game ini)*
Ark membangkitkan benua
Apa lagi ya yang bagus di game ini?
1. Musik - Pinguin Desa suka banget lho dengan musik di game ini. Coba dengar yang ini, mungkin kalian juga suka.
2. Story - Walaupun cerita di game ini sebenarnya kurang masuk akal, tetapi kadang Pinguin Desa bisa merasa emosional sendiri kalau main ini. Game ini, seperti pendahulunya (Soul Blazer dan Illusion of Gaia) memiliki tema dualisme seperti penciptaan dan kehancuran, jadi game ini agak beda dari game RPG pada umumnya. Pinguin Desa mau spoiler sedikit, ending game ini bikin saya mewek.
3. Ark - Sebagai tokoh satu-satunya yang bisa dimainkan, Ark punya banyak sekali sprite-sprite yang unik (tidur di lantai, naik burung, panjat tebing.) Bahkan dia sendiri sampai masuk kardus hanya buat ganti equipment! Dia sendiri juga punya personality, jadi dia bukan silent protagonist self-insert yang ngebosenin.
Pinguin Desa sendiri sebenarnya sudah main (sampai tamat) Soul Blazer dan Illusion of Gaia, tapi menurut Pinguin Desa, Terranigma yang paling worth buat dicoba. (hahaha) Alasannya, story mereka kurang nagih. Tapi, mungkin jika kalian suka Terranigma, kalian juga mau coba Soul Blazer atau Illusion of Gaia. Atau mungkin, saya rekomendasi Ys V (tapi ini fan translation) karena gameplaynya lebih mirip dengan Terranigma. Jika kalian ingin main game dengan gameplay seperti ini di platform lain, kalian bisa mencoba Ys III: The Oath in Felghana,: The Ark of Naphistim, atau Ys Origin.
Ya, mungkin segitu dulu review singkat dari Pinguin Desa. Sampai jumpa di review singkat selanjutnya~


Comments
Post a Comment